OPTIMASI FORMULASI SURFAKTAN PADA SHAMPO UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBERSIHAN KULIT KEPALA
Abstract
Shampo merupakan produk kosmetik cair yang efektivitas dan kenyamanan penggunaannya sangat dipengaruhi oleh komposisi surfaktan. Tantangan utama dalam formulasi shampo adalah mencapai keseimbangan antara daya bersih yang optimal, stabilitas busa, viskositas yang sesuai, serta keamanan kulit kepala. Kegiatan kerja praktik ini bertujuan untuk mengoptimasi formulasi surfaktan pada produk shampo dengan mengevaluasi pengaruh variasi jenis dan rasio surfaktan terhadap karakteristik fisik, efektivitas pembersihan, stabilitas mikrobiologis, dan penerimaan sensori. Tiga formula shampo dikembangkan dengan komposisi surfaktan berbeda, yaitu kombinasi surfaktan anionik, nonionik, amfoterik, dan amida. Evaluasi meliputi uji pH, viskositas, stabilitas busa, daya bersih menggunakan metode perendaman, uji mikrobiologi (ALT, AKK, dan identifikasi mikroba), serta uji panelis tidak terlatih. Hasil menunjukkan bahwa formulasi dengan rasio Sodium Lauryl Ether Sulfate dan Cocamide Diethanolamide sebesar 80:20 memberikan kinerja terbaik, ditandai oleh stabilitas busa tinggi, viskositas mendekati produk komersial, daya bersih optimal, pH sesuai pH fisiologis kulit kepala, serta memenuhi persyaratan keamanan mikrobiologis. Selain itu, formulasi tersebut memperoleh tingkat penerimaan panelis tertinggi. Optimasi sistem surfaktan terbukti berperan penting dalam menghasilkan produk shampo dengan performa fisik, keamanan, dan kenyamanan penggunaan yang seimbang.
