| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem antrian pada proses pengisian
mobil tangki di Integrated Terminal Kendari, PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal
Kendari, serta mengevaluasi rencana penambahan fasilitas loading arm. Metode yang
digunakan adalah model antrian M/M/s dengan enam loket sebagai kondisi aktual. Dari hasil
perhitungan diperoleh tingkat kedatangan rata-rata (λ) sebesar 11,788 mobil/jam dan tingkat
pelayanan rata-rata (μ) sebesar 2,55 mobil/jam/loket. Pada kondisi enam loket, sistem
menunjukkan utilisasi sebesar 76,8%, dengan panjang antrian rata-rata sekitar 1,52
kendaraan dan waktu tunggu rata-rata 7,72 menit per kendaraan. Analisis skenario
menunjukkan bahwa penambahan loket berdampak signifikan terhadap peningkatan kinerja
sistem. Dengan tujuh loket, panjang antrian turun menjadi sekitar 0,70 kendaraan dengan
waktu tunggu rata-rata 3,57 menit/mobil tangki, sedangkan dengan delapan loket rata-rata
antrian hanya 0,43 kendaraan dengan waktu tunggu rata-rata 2,1 menit/mobil tangki.
Sebaliknya, pengurangan loket terbukti menurunkan kinerja sistem dan berisiko
menyebabkan overload, dengan panjang antrian 9 kendaraan dan waktu tunggu rata-rata
mencapai 43 menit/mobil tangki. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa
kapasitas pelayanan saat ini belum optimal dalam menampung tingkat kedatangan kendaraan
tangki. Oleh karena itu, rencana penambahan loading arm layak dipertimbangkan sebagai
solusi untuk mengurangi panjang antrian dan waktu tunggu, sehingga pelayanan distribusi
BBM menjadi lebih efisien.
Kata kunci: sistem antrian, M/M/s, utilisasi, loading arm, IT Kendari | en_US |