• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY
    • LOGISTICS ENGINEERING (TEKNIK LOGISTIK)
    • STUDENTS INTERNSHIP REPORT (LG)
    • View Item
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY
    • LOGISTICS ENGINEERING (TEKNIK LOGISTIK)
    • STUDENTS INTERNSHIP REPORT (LG)
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS PENYEBAB PENAMBAHAN WAKTU KAPAL DARI DERMAGA MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) & FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) (STUDI KASUS : INTEGRATED TERMINAL WAYAME)

    Thumbnail
    View/Open
    LapKPfinal_102422008_Ivo P. D. Situmorang.pdf (2.133Mb)
    Date
    2026-02-02
    Author
    Situmorang, Ivo
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Integrated Terminal Wayame mrupakan salah satu terminal penting PT Pertamina Patra Niaga dalam mendukung distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Papua-Maluku. Dalam proses operasionalnya, terminal sering mengalami penambahan waktu kapal (waiting time) yang berdampak pada efisiensi bongkar muat dan kelancaran distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya waiting time menggunakan metode Fault Tree Analysis(FTA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Data yang digunakan meliputi data sekunder berupa waktu tunggu kapal dari Januari hingga September 2025 serta data primer hasil observasi lapangan dan wawancara dengan petuga operasional. Hasil FTA menunjukkan bahwa terdapat empat penyebab utama waiting time yaitu kapal tiba secara bersamaan (waiting jetty), peningkatan demand pada kuartal IV, proses blending wajib di tangki timbun, dan kekosongan stok atau keterlambatan pengisian dari tangki penyimpanan. FMEA kemudian digunakan untuk menilai tingkat keparahan, frekuensi, dan kemampuan deteksi, sehingga diperoleh nilai Risk Priority Number (RPN) untuk setiap penyebab. Faktor dengan RPN tertinggi adalah kedatangan kapal secara bersamaan dengan nilai 175.96, diikuti proses blending 122.70, supply issue 61.54, dan peningkatan demand 52.16. Berdasarkan hasil tersebut, disusun usulan perbaikan berupa peningkatan kapasitas jetty, penyesuaian perencanaan supply, penerapan metode direct loading untuk B40, serta perbaikan penjadwakan kapal dan pemantauan stok. Penelitian ini diharapkan dapat membantuk terminal dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi waiting time pada aktivitas bongkar muat
    URI
    https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15358
    Collections
    • STUDENTS INTERNSHIP REPORT (LG)

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV