| dc.date.accessioned | 2026-02-03T17:34:01Z | |
| dc.date.available | 2026-02-03T17:34:01Z | |
| dc.date.issued | 2026-02-02 | |
| dc.identifier.uri | https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15365 | |
| dc.description | Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpanjangan Delivery Ticket (DT) pada proses pengiriman peti kemas terjadi karena tiga faktor dominan, yaitu masalah penjadwalan (47,41%), hambatan administrasi dokumen (28,15%), dan kapasitas gudang penerima yang penuh (22,96%). Temuan ini menunjukkan bahwa faktor internal dan koordinasi operasional memiliki pengaruh besar terhadap ketepatan waktu pengeluaran kontainer. Hal ini sesuai dengan teori PDCA yang dikemukakan oleh Deming, bahwa peningkatan kualitas harus diawali dengan identifikasi masalah secara sistematis pada tahap Plan dan dilanjutkan penerapan perbaikan berkelanjutan. Selain itu, penggunaan FTA dalam penelitian ini juga mendukung gagasan Kadang et al. (2023) bahwa pendekatan top-down mampu mengidentifikasi akar penyebab kegagalan secara logis dan terstruktur. | en_US |
| dc.description.abstract | Efisiensi logistik peti kemas merupakan faktor krusial bagi daya saing ekonomi, namun
kendala operasional seperti keterlambatan pengiriman sering kali memicu inefisiensi yang
merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab perpanjangan
Delivery Ticket (DT) di PT Wasaka Perkasa Jaya dan merumuskan langkah perbaikan
operasional guna meningkatkan efisiensi pengiriman. Data operasional menunjukkan
adanya inefisiensi signifikan di mana 30,82% dari total peti kemas mengalami
perpanjangan DT. Metodologi yang digunakan adalah siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA)
yang didukung dengan perangkat analisis Fault Tree Analysis (FTA), Diagram Fishbone,
dan Diagram Pareto. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab paling dominan adalah
masalah penjadwalan (47,41%), hambatan administrasi dokumen (28,15%), dan kapasitas
gudang penerima yang penuh (22,96%). Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini
merancang solusi sistematis berupa digitalisasi sistem penjadwalan melalui platform real
time, standarisasi SOP pra-dokumen minimal dua hari sebelum kapal sandar, serta
penguatan protokol konfirmasi gudang. Implementasi langkah-langkah strategis ini
diharapkan secara signifikan dapat menekan biaya denda keterlambatan dan meningkatkan
produktivitas siklus pengiriman peti kemas bagi perusahaan. | en_US |
| dc.publisher | Alfi Mubarak | en_US |
| dc.subject | Logistics Efficiency, Delivery Ticket, PDCA, Fault Tree Analysis, Containers. | en_US |
| dc.title | Analisis Peningkatan Efisiensi Pengiriman Peti Kemas untuk Meminimalkan Perpanjangan Delivery Ticket Menggunakan Metode Plan Do Check Act (PDCA) | en_US |