PEMANFAATAN SISA HASIL PRODUKSI SUPER ABSORBEN POLIMER SEBAGAI PENGISI MEMBRAN KOMPOSIT PVC UNTUK DEEMULSIFIKASI MINYAK-AIR
Abstract
Penelitian ini membahas pemanfaatan ulang sisa hasil produksi Super Absorben Polimer (SAP) dan bentonit sebagai aditif pada matriks untuk meningkatan sifat hidrofilitas dan ketahanan termal membran polivinil klorida (PVC) untuk aplikasi pemisahan emulsi minyak dalam air. Membran komposit ini berbentuk lembaran tipis yang disintesis dengan metode inversi fasa dengan N, N′-dimethylformamide (DMF) dan aquades sebagai sistem pelarut dan antipelarut. Fourier Transform Infra-Red (FTIR), dan Thermogravimetric Analysis/Differential Scanning Calorimetry (TGA/DSC) untuk mengetahui struktur gugus fungsi dan kestabilan termal membran. Selain itu, dilakukan pengujian sifat permukaan dan kinerja membran yang meliputi uji sudut kontak (contact angle), uji swelling, uji permeabilitas dengan air, serta uji permeabilitas dan rejeksi menggunakan sampel emulsi minyak–air. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Electrical Conductivity Meter (EC). Hasil analisis FTIR mengonfirmasi keberadaan gugus O–H (3400–3300 cm⁻¹)dan gugus -COONa (~1500 cm⁻¹) dari SAP serta interaksi antarmolekul antara PVC, SAP, dan bentonit, sementara analisis TGA/DSC menunjukkan adanya peningkatan stabilitas termal yang ditandai oleh proses deklorinasi PVC pada rentang suhu 291–298°C. Uji sudut kontak menunjukkan bahwa membran PVC-SAPbubuk-Bentonit meningkatkan sifat hidrofilik, dengan permeabilitas rata-rata sebesar 105 L/m²·jam dan kemampuan rejeksi minyak 6%.
