PENGARUH VARIASI RASIO Ni/Mo TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIA MATERIAL NiMo-LDH YANG DISINTESIS SECARA HIDROTERMAL
Abstract
Penelitian ini mengkaji pemanfaatan material Nikel–Molibdenum Layered Double
Hydroxide (NiMo-LDH) sebagai prekursor dalam pengembangan katalis berbasis logam
transisi. Fokus penelitian meliputi sintesis NiMo-LDH menggunakan metode hidrotermal
serta kajian sifat fisik dan kimianya. Proses sintesis dilakukan dengan variasi rasio molar
Ni/Mo sebesar 1:3, 1:1, dan 3:1 pada suhu 120 °C selama 8 jam, menggunakan urea sebagai
agen pengendap. Produk yang diperoleh kemudian dipisahkan, dicuci dengan akuades, dan
dikeringkan menggunakan oven vakum. Karakterisasi material dilakukan menggunakan
teknik X-Ray Diffraction (XRD), Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), dan
analisis Brunauer–Emmett–Teller (BET). Hasil XRD menunjukkan bahwa seluruh sampel
berhasil membentuk struktur kristal khas Layered Double Hydroxide, dengan sampel
berasio Ni/Mo 1:3 menampilkan keteraturan lapisan yang lebih baik, ditandai oleh
kemunculan puncak basal pada sudut rendah (2θ ≈ 8.98°) yang mengindikasikan jarak antar
lapisan yang lebih besar. Spektrum FTIR mengonfirmasi keberadaan gugus fungsi
karakteristik NiMo-LDH, meliputi gugus O–H, molekul air terikat, anion karbonat, serta
ikatan logam–oksigen Ni–O dan Mo–O, dengan dominasi ikatan Mo–O pada rasio Ni/Mo
1:3 berdasarkan analisis luas area puncak. Analisis BET menunjukkan bahwa seluruh
material memiliki karakter mesopori, dengan luas permukaan spesifik tertinggi diperoleh
pada sampel rasio Ni/Mo 1:1 sebesar 262.60 m²/g, sedangkan sampel rasio 1:3
menunjukkan luas permukaan yang lebih rendah. Secara keseluruhan, variasi rasio Ni/Mo
berpengaruh signifikan terhadap struktur kristal, komposisi kimia, dan sifat tekstural
NiMo-LDH, sehingga material ini berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai
prekursor katalis melalui proses aktivasi dan pengujian aktivitas katalitik pada reaksi
hydrodeoxygenation.
