EXPLORATORY DATA ANALYSIS (EDA) UNSUR JEJAK PADA MINERAL GARNET DI ENDAPAN SKARN
Abstract
Skarn merupakan endapan hasil interaksi fluida hidrotermal dengan batuan kaya akan karbonat dan menghasilkan mineral silikat seperti garnet, piroksen, dan wollastonit. Garnet berperan penting untuk merekam informasi geokimia seperti, lingkungan presipitasi unsur jejak. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi karakteristik unsur jejak pada mineral garnet dari berbagai tipe endapan skarn serta mengevaluasi faktor-faktor geologi yang mengontrol variasi tersebut. Metode yang digunakan berupa Exploratory Data Analysis (EDA) dengan mengompilasi 5.998 data geokimia garnet dari 68 endapan skarn di berbagai belahan dunia. Analisis dilakukan dengan menggunakan diagram boxplot, binary plot dan spider diagram yang telah dinormalisasi chondrite. Hasil geokimia garnet menunjukkan bahwa pola REE, unsur jejak dan karakteristik mineralogi garnet pada enapan skarn dikontrol oleh tatanan tektonik, jenis intrusi, dan batuan induk. Pada tatanan tektonik subduksi, fluida magmatik-hidrotermal bersifat oksidatif dan menghasilkan garnet andradit dengan pengayaan LREE, anomali Eu positif, serta akumulasi Cr, Sn dan W dan berasosiasi dengan intrusi kalk-alkalin (diorit-monzonit) dan mineralisasi Fe-Cu-Au. Tatanan kolisional dicirikan oleh fluida oksidatif hingga midly reduktif dan kaya akan volatil (Cl-S-F) serta menghasilkan garnet andradit-grosular dengan pengayaan HFSE dan Cu serta anomali Eu negatif, yang terkait dengan intrusi kalk-alkalin-shoshonitik. Sementara itu, tatanan tektonik ekstensional pada kerak benua menghasilkan fluida yang lebih asam dan reduktif membentuk garnet grosular-andradit hingga grosular yang dominan dengan pengayaan LREE, deplesi HREE, anomali Eu negatif dan berasosiasi dengan intrusi felsik dan mineralisasi Pb-Zn.
