Evaluasi Desain Trajektori Directional Well Hasil Model Optimum Align dan Desain Manual Terhadap Resiko Anticollision serta Evaluasi Torque & Drag pada Lapangan Handil
Abstract
Penelitian ini menyajikan analisis komparatif desain trajektori sumur berarah berdasarkan aspek anti-tabrakan serta kinerja torsi dan drag. Dua desain trajektori yang berbeda dievaluasi untuk menilai tingkat keselamatan dan performa mekanika pengeboran. Evaluasi anti-collision dilakukan menggunakan parameter Separation Factor (SF), Center to Center (CtC), dan Scan Distance (SD) sesuai dengan standar industri yang berlaku. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan geometri trajektori berpengaruh signifikan terhadap parameter anti-collision, di mana salah satu desain trajektori memiliki tingkat keselamatan yang lebih tinggi dengan nilai Separation Factor yang memenuhi kriteria minimum.
Selanjutnya, evaluasi torsi dan drag dilakukan melalui simulasi kondisi tripping-in dan tripping-out untuk menilai kelayakan mekanika dari masing-masing desain trajektori. Hasil simulasi menunjukkan bahwa desain trajektori dengan performa anti-collision yang lebih baik juga menghasilkan nilai torsi dan drag yang lebih rendah serta berada dalam batas aman. Oleh karena itu, pemilihan desain trajektori yang tepat tidak hanya meningkatkan keselamatan antar sumur, tetapi juga mendukung efisiensi pengeboran dan keberhasilan operasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis komparatif desain trajektori merupakan pendekatan yang efektif dalam menentukan desain pengeboran yang aman dan efisien
