Evaluasi Konversi Sistem Artificial Lift untuk Optimasi Produksi di Lapangan Jatibarang pada Sumur A-01, A-02, dan A-03
Abstract
Penurunan tekanan reservoir, meningkatnya water cut, serta perubahan karakteristik fluida menyebabkan menurunnya kinerja produksi pada Sumur A-01, A-02, dan A-03 di Lapangan Jatibarang, sehingga sistem artificial lift yang digunakan sebelumnya tidak lagi mampu memenuhi target produksi. Berbagai upaya perbaikan seperti well intervention, stimulasi acidizing, penggantian peralatan produksi, dan optimasi parameter operasi telah dilakukan, namun belum memberikan peningkatan performa yang signifikan, sehingga diperlukan evaluasi konversi metode artificial lift yang lebih sesuai dengan kondisi aktual sumur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi konversi sistem artificial lift guna meningkatkan laju produksi melalui pendekatan analisis kuantitatif berbasis data produksi, data reservoir, serta simulasi nodal analysis menggunakan perangkat lunak PIPESIM. Evaluasi dilakukan terhadap beberapa alternatif desain, yaitu konversi RPU ke Gas Lift pada Sumur A-01, konversi Gas Lift ke Rod Pump Unit pada Sumur A-02, dan konversi Gas Lift ke Electric Submersible Pump (ESP) pada Sumur A-03. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain konversi artificial lift mampu meningkatkan performa produksi secara optimal, dengan capaian laju produksi sebesar 572,28 STB/d pada Sumur A-01, 319,65 STB/d pada Sumur A-02, dan 3668,17 STB/d pada Sumur A-03, sehingga konversi metode artificial lift terbukti efektif sebagai solusi optimasi produksi pada Lapangan Jatibarang.
