Studi Hidrogeologi Dan Pengaruh Rembesan Air Tanah Terhadap XC 425 Ramp Down A Di PT Aneka Tambang Tbk, UBPE Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Abstract
Clara Luisa Chelsy Hayon. 101221084. Penelitian ini mengkaji kondisi hidrogeologi dan pengaruh rembesan air tanah terhadap operasional tambang bawah tanah di area XC 425 Ramp Down A, PT Aneka Tambang Tbk, UBPE Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Rembesan air tanah merupakan masalah signifikan yang dapat menimbulkan genangan, penurunan kestabilan terowongan, gangguan operasional, dan peningkatan biaya dewatering. Tujuan penelitian adalah menganalisis kondisi hidrogeologi, mengidentifikasi faktor rembesan, menentukan pengaruh terhadap operasional tambang, serta melakukan korelasi data bor untuk mengidentifikasi lapisan batuan sebagai akuifer. Metode penelitian menggunakan data primer berupa pengukuran kualitas fisik air (temperatur, pH, TDS, DHL), analisis kandungan ion utama dan logam terlarut, pengukuran debit air, serta deskripsi sampel batuan, dikombinasikan dengan data sekunder seperti log bor, geometri terowongan, dan sistem dewatering. Hasil analisis korelasi data bor menunjukkan tuf lapili sebagai akuifer utama dengan permeabilitas tinggi akibat rekahan sekunder, sementara breksi andesit berperan sebagai akuitar. Kualitas fisik air menunjukkan temperatur 27,4– 28,6°C, pH 6–7,7, TDS 280–480 mg/L, dan DHL 560–960 µS/cm, dengan fasies air tanah dominan Ca-Cl. Kandungan logam Mn dan Pb melebihi ambang batas, dengan debit total 0,0282 m³/s. Evaluasi sistem dewatering menunjukkan kapasitas pompa memadai, namun perlu perbaikan untuk mencegah korosi dan runtuhan. Kesimpulan penelitian menekankan perlunya pengendalian rembesan melalui grouting dan pemantauan berkala untuk mendukung keselamatan dan efisiensi operasional tambang.
