Evolusi Sedimentasi Formasi Middle North Sea Group, Cekungan Dutch Central Graben, Lapangan F3 Block, Belanda dengan menggunakan Data Sumur & Data Seismik
Abstract
Analisis evolusi sedimentasi adalah salah satu studi yang dapat dilakukan untuk mengetahui atau mengindentifikasi perubahan serta proses pengendapan sedimen dari waktu ke waktu pada suatu cekungan tertentu. Studi ini membahas tentang keterkaitan kondisi perubahan lingkungan pengendapan dengan perubahan fasies secara lateral serta analisis proses sedimentasi secara kinematik pada Formasi Middle North Sea Group, Cekungan Dutch Central Graben, Lapangan F3 Block, Belanda. Interval penelitian, yaitu Formasi Middle North Sea Group memiliki proses pengendapan yang cukup menarik karena dikontrol dan dipengaruhi oleh proses active deformation yaitu halokinesis yang merupakan proses pergerakan salt secara vertikal dan lateral keatas akibat dari perbedaan densitas dari salt dan tekanan overburden dari sedimen di sekitarnya serta pergerakan tektonik sehingga membentuk geometri berupa salt diapir atau salt dome. Akan tetapi, penelitian lebih lanjut pada interval tersebut secara keseluruhan masih sedikit dilakukan. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis lebih lanjut pada interval Formasi Middle North Sea Group untuk mengetahui evolusi sedimentasi dengan menganalisis pengendapan secara kinematik pada data seismik serta karakteristik dan lingkungan pengendapan pada data sumur. Data yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah data sekunder berupa data sumur data seismik 3D. Metode yang digunakan untuk pengolahan data dalam melakukan penelitian ini yaitu analisa stratigrafi sumur dan analisa seismik. Hasil dari penelitian menunjukkan peta lingkungan pengendapan atau peta persebaran fasies dan evolusi sedimentasi berdasarkan analisis kinematik. Lingkungan pengendapan pada interval penelitian ialah deep marine dengan fasies offshore-transition dan upper offshore.
