Geologi Daerah Bojongmanik dan Sekitarnya, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten
Abstract
Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, memiliki kondisi geologi yang kompleks akibat interaksi Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia. Pada Miosen Tengah hingga Miosen Akhir, wilayah ini mengalami variasi fasies lateral yang mencerminkan perubahan lingkungan pengendapan akibat pengaruh tektonik dan sedimentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sebaran litologi, menganalisis struktur geologi, serta merekonstruksi sejarah geologi daerah Bojongmanik. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi lapangan, analisis kelurusan, geomorfologi, stratigrafi, petrografi, dan analisis mikrofosil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian tersusun oleh empat satuan batuan, yaitu satuan batugamping berumur Miosen Tengah, satuan batulempung berumur Miosen Akhir, satuan batupasir dengan sisipan breksi yang selaras dengan batulempung, serta satuan lapili-tuf berumur Pliosen. Struktur geologi didominasi oleh sesar geser berarah barat laut–tenggara dan timur laut–barat daya yang mengalami reaktivasi pada Miosen Akhir hingga Plistosen. Evolusi geologi daerah penelitian menunjukkan perubahan lingkungan pengendapan dari laut dangkal hingga daratan yang dikontrol oleh aktivitas tektonik dan vulkanik regional.
