SINTESIS DAN EVALUASI KINERJA MEMBRAN KITOSAN-ZEOLIT DALAM PENURUNAN KADAR LOGAM TEMBAGA (II) PADA AIR LIMBAH
Abstract
Ion tembaga(II) merupakan pencemar logam berat yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan
ekosistem perairan. Teknologi membran menjadi metode efektif untuk menurunkan konsentrasi ion Cu²⁺
dalam limbah cair. Penelitian ini bertujuan mengembangkan membran komposit kitosan–zeolit (Cs/Ze)
yang ditaut silang dengan glutaraldehida serta mengevaluasi kinerjanya dalam pemisahan ion Cu²⁺.
Membran disintesis dengan variasi rasio massa Cs/Ze 10:0, 9:1, 8:2, dan 7:3 (b/b). Karakterisasi
dilakukan menggunakan FTIR dan SEM. Spektrum FTIR menunjukkan pita khas zeolit Si–O–Si atau
Al–O–Al pada sekitar 1015 cm⁻¹ serta pita karbonil (C=O) pada 1725 cm⁻¹ yang menandakan
terbentuknya ikatan silang. Analisis SEM menunjukkan bahwa penambahan zeolit meningkatkan
kekasaran dan porositas permukaan membran. Kinerja membran dievaluasi berdasarkan fluks, derajat
swelling, sudut kontak, ketebalan, dan efisiensi rejeksi ion Cu²⁺. Fluks tertinggi diperoleh pada membran
Cs/Ze-7/3 dengan nilai lebih dari 36 L/m²·jam. Namun, membran Cs/Ze-8/2 menunjukkan kinerja
optimal dalam penurunan ion Cu²⁺ dengan nilai rejeksi 10,99% dan konsentrasi permeat sebesar 217,0
ppm. Hasil ini menunjukkan bahwa membran komposit Cs/Ze berpotensi digunakan untuk pengolahan
limbah logam berat.
