• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY
    • LOGISTICS ENGINEERING (TEKNIK LOGISTIK)
    • DISSERTATIONS AND THESES (LG)
    • View Item
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY
    • LOGISTICS ENGINEERING (TEKNIK LOGISTIK)
    • DISSERTATIONS AND THESES (LG)
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGUKURAN KINERJA GREEN SCOR PADA RANTAI PASOK PANGAN PARIWISATA (STUDI KASUS: DESA WISATA ALAMENDAH, KABUPATEN BANDUNG)

    Thumbnail
    View/Open
    Bagian Sampul.pdf (648.1Kb)
    Abstrak dan Daftar Konten.pdf (460.8Kb)
    BAB 1.pdf (607.4Kb)
    BAB II.pdf (502.6Kb)
    BAB III.pdf (584.2Kb)
    BAB IV.pdf (1.036Mb)
    BAB V.pdf (381.8Kb)
    Daftar Pustaka.pdf (326.2Kb)
    Lampiran.pdf (2.148Mb)
    Date
    2026-02-13
    Author
    Yanti, Fira Maulida
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja rantai pasok pangan pariwisata di Desa Wisata Alamendah, Kabupaten Bandung, dengan studi kasus pada UMKM Katumbiri sebagai pengolah produk olahan stroberi. Metode yang digunakan adalah model Green Supply Chain Operations Reference (Green SCOR) yang dikombinasikan dengan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot setiap Key Performance Indicator (KPI). Penyusunan KPI mengacu pada proses utama Plan, Source, Make, dan Deliver dengan mempertimbangkan aspek green procurement, green manufacturing, dan green distribution. Sebanyak 13 KPI digunakan dalam pengukuran kinerja rantai pasok. Penilaian dilakukan melalui perhitungan nilai aktual, normalisasi menggunakan metode Snorm de Boer, serta penggabungan bobot global KPI untuk memperoleh nilai akhir kinerja. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai akhir kinerja rantai pasok UMKM Katumbiri sebesar 64,74 dan termasuk dalam kategori average performance, yang menunjukkan bahwa sistem rantai pasok telah berjalan cukup baik namun masih memerlukan peningkatan pada beberapa indikator. Beberapa KPI menunjukkan capaian kinerja tinggi, antara lain KPI-05 persentase bahan baku memenuhi standar, KPI-06 persentase pembelian bahan baku lokal, KPI-08 persentase produk cacat, KPI-10 ketepatan jadwal produksi UMKM, serta KPI-13 persentase produk rusak di titik penjualan. Berdasarkan evaluasi menggunakan Traffic Light System (TLS), diperoleh tujuh KPI berada pada kategori merah, satu KPI pada kategori kuning, dan lima KPI pada kategori hijau, dengan KPI merah didominasi oleh indikator aspek lingkungan. Hasil pengelompokan menunjukkan bahwa KPI operasional umum memberikan kontribusi sebesar 89,45%, sedangkan KPI green hanya menyumbang 10,55% dari total skor kinerja. Oleh karena itu, implikasi manajerial penelitian ini difokuskan pada perbaikan KPI lingkungan melalui peningkatan pengelolaan limbah, pengurangan konsumsi sumber daya, serta penerapan kemasan ramah lingkungan, tanpa mengabaikan kinerja operasional yang telah berjalan baik.
    URI
    https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15617
    Collections
    • DISSERTATIONS AND THESES (LG)

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV