ANALISIS DAN OPTIMASI JARINGAN TRANSPORTASI TANDAN BUAH SEGAR MULTIPLE SUPPLIER MENUJU MILL MENGGUNAKAN METODE GOAL PROGRAMMING (STUDI KASUS PT FARINDA BERSAUDARA)
Abstract
PT Farinda Bersaudara merupakan perusahaan pengolahan kelapa sawit yang berlokasi di Provinsi Kalimantan Timur dan bergantung pada distribusi Tandan Buah Segar (TBS) dari delapan pemasok utama, yaitu Jambuk Plasma, Jambuk Inti, Siram Jaya Plasma, Siram Jaya Inti, Penawai Plasma, Penawai Inti, TSS, dan Munte. Berdasarkan data aktual periode Juli–Agustus 2025, sebagian besar pengiriman TBS mengalami keterlambatan dibandingkan standar operasional perusahaan. Keterlambatan ini menyebabkan peningkatan durasi pengiriman dan emisi karbon kendaraan, yang berpotensi menurunkan kualitas TBS karena lamanya pengiriman serta berdampak pada keberlanjutan sistem logistik perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model optimasi durasi pengiriman dan emisi karbon distribusi TBS dari multiple supplier menuju mill menggunakan metode goal programming. Data yang digunakan meliputi jarak tempuh, kecepatan rata-rata kendaraan, muatan truk, durasi pengiriman, faktor emisi per kilometer, emisi karbon muatan, dan emisi karbon total. Model goal programming disusun dengan dua tujuan utama, yaitu meminimalkan durasi pengiriman dan meminimalkan emisi karbon, dengan mempertimbangkan batasan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan goal programming mampu menghasilkan solusi optimal pada model normal maupun model analisis sensitivitas. Secara keseluruhan, hasil optimasi memperlihatkan bahwa metode goal programming mampu menyeimbangkan optimasi antara durasi pengiriman dan emisi karbon, kemudian untuk muatan bertambah atau kecepatan bertambah tidak tentu menambah emisi karbon atau mengurangi durasi kecepatan.
