• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF EXPLORATION AND PRODUCTION TECHNOLOGY
    • GEOLOGICAL ENGINEERING (TEKNIK GEOLOGI)
    • DISSERTATIONS AND THESES (GL)
    • View Item
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF EXPLORATION AND PRODUCTION TECHNOLOGY
    • GEOLOGICAL ENGINEERING (TEKNIK GEOLOGI)
    • DISSERTATIONS AND THESES (GL)
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Geologi, Alterasi Dan Mineralisasi Pada Prospek Salu Bulo Bagian Lelating, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan

    Thumbnail
    View/Open
    Main Article's (9.371Mb)
    Date
    2026-01-14
    Author
    Lasut, Shawn Zachary Julian
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Daerah Penelitian berada di Prospek Salu Bulo tepatnya pada daerah Lelating wilayah kerja dari PT. Masmindo Dwi Area, wilayah ini sebagai hasil terendapkannya mineral bijih dari proses geologi yang kompleks. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi geologi, karakteristik alterasi dan mineralisasi serta persebarannya dengan menggunakan sampel hasil pemetaan geologi di lapangan. Digunakan beberapa metode analisis untuk menunjang dalam penelitian ini, yaitu analisis secara megaskopis, petrografi, dan mineragrafi. Pada daerah penelitian terdiri atas dua satuan batuan yaitu Satuan Batuan Vulkanik yang terdiri dari batuan tuf dan tuf-lapili, serta Satuan Batuan Sedimen yang terdiri dari batuan batulanau dan batulempung. Struktur geologi yang ditemui berupa sesar mendatar menganan yang berarah timur laut – barat daya. Daerah penelitian memiliki karakteristik tipe endapan epitermal sulfidasi tinggi. Pembentukkan mineral alterasi melalui proses pengisian ruang terbuka dan penggantian. Zona alterasi pada daerah penelitian dibagi menjadi dua zona yaitu zona silisifikasi dan zona argilik lanjut. Pada zona silisifikasi terdiri dari himpunan mineral kuarsa ± albit dengan tekstur silika masif dan albit – kuarsa ± kaolinit dengan tekstur silika vuggy. Sedangkan pada zona argilik lanjut terdiri dari himpunan mineral alunit – kaolinit – kuarsa dan kaolinit – ilit ± alunit ± kuarsa. Mineralisasi dicirikan dengan kehadiran mineral logam yang tersebar secara tidak merata atau diseminasi. Mineral logam yang ditemui dibagi menjadi dua fase yaitu hipogen dan supergen. Fase hipogen terdiri dari mineral pirit, kalkopirit, dan emas. Sedangkan fase supergen terdiri dari mineral hematit, kalkosit, kovelit, dan jarosit. Urat dengan arah utara-selatan yang ditemui pada daerah penelitian, diperkirakan yang berperan dalam membentuk persebaran mineralisasi pada daerah penelitian.
    URI
    https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15634
    Collections
    • DISSERTATIONS AND THESES (GL)

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV