Show simple item record

dc.contributor.authorWulandari, Agesti Ayu
dc.date.accessioned2026-02-15T06:45:54Z
dc.date.available2026-02-15T06:45:54Z
dc.date.issued2026-02-15
dc.identifier.urihttps://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15635
dc.descriptionPenelitian ini tentang perencanaan produksi pertamax dengan tujuannya menentukan hasil dari input perencanaan produksi dan persediaan dengan metode peramalan. Dalam 43 bulan terjadi 13 kejadian mengalami overstock, lalu terjadi 2 kejadian mengalami balance dan terjadi 28 kejadian mengalami understock dengan rata-rata kapasitas produksi pertamax 682,127 barrel. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menentukan metode forecasting terbaik dalam memproyeksikan permintaan Pertamax sebagai dasar pengambilan keputusan produksi dan pengendalian persediaan. Metode yang akan digunakan yang meliputi dari Moving Average, Exponential Smoothing, Naïve, dan Regresi Linier. Menggunakan nilai error peramalan yaitu Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian metode Regresi Linier menghasilkan nilai MAD, MSE, dan MAPE yang paling kecil, dengan nilai MAPE sebesar 0,73% yang termasuk dalam kategori sangat baik, serta mampu memberikan tren penurunan permintaan Pertamax secara konsisten. Dengan demikian, penerapan metode Regresi Linier direkomendasikan sebagai dasar dalam pengendalian perencanaan produksi Pertamax untuk meminimalkan risiko overstock dan understock serta meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.en_US
dc.description.abstractPenelitian ini tentang perencanaan produksi pertamax dengan tujuannya menentukan hasil dari input perencanaan produksi dan persediaan dengan metode peramalan. Dalam 43 bulan terjadi 13 kejadian mengalami overstock, lalu terjadi 2 kejadian mengalami balance dan terjadi 28 kejadian mengalami understock dengan rata-rata kapasitas produksi pertamax 682,127 barrel. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menentukan metode forecasting terbaik dalam memproyeksikan permintaan Pertamax sebagai dasar pengambilan keputusan produksi dan pengendalian persediaan. Metode yang akan digunakan yang meliputi dari Moving Average, Exponential Smoothing, Naïve, dan Regresi Linier. Menggunakan nilai error peramalan yaitu Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian metode Regresi Linier menghasilkan nilai MAD, MSE, dan MAPE yang paling kecil, dengan nilai MAPE sebesar 0,73% yang termasuk dalam kategori sangat baik, serta mampu memberikan tren penurunan permintaan Pertamax secara konsisten. Dengan demikian, penerapan metode Regresi Linier direkomendasikan sebagai dasar dalam pengendalian perencanaan produksi Pertamax untuk meminimalkan risiko overstock dan understock serta meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.en_US
dc.publisherAgesti Ayu Wulandarien_US
dc.subjectPerencanaan Produksi, Forecasting, Kebutuhan Pertamaxen_US
dc.titlePERENCANAAN PRODUKSI PERTAMAX MENGGUNAKAN METODE FORECASTING (STUDI KASUS: PERTAMINA REFINERY UNIT IV CILACAP)en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record