GEOLOGI, KARAKTERISTIK ALTERASI DAN MINERALISASI PADA PIT"X" DISTRIK BAKAN, KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW, SULAWESI UTARA
Abstract
Penelitian ini dilakukan di Pit 'X', Distrik Bakan, Sulawesi Utara, yang merupakan bagian dari wilayah konsesi PT J Resources Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan kondisi geologi, mengarakterisasi pola alterasi hidrotermal, dan menganalisis mineralisasi bijih sebagai bagian dari sistem epitermal sulfidasi tinggi. Metodologi penelitian meliputi pemetaan geologi permukaan, analisis petrografi dan mineragrafi pada sampel batuan, serta identifikasi mineral lempung menggunakan Analytical Spectral Devices (ASD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa satuan batuan di daerah penelitian terdiri dari tuf dan tuf lapili yang telah mengalami alterasi intensif. Zona alterasi yang berkembang yaitu zona silsifikasi, argilik lanjut dan argili. Pola zonasi ini mencerminkan karakteristik sistem epitermal sulfidasi tinggi yang dikontrol oleh fluida asam bertemperatur tinggi pada bagian pusat, yang secara bertahap menjadi netral ke arah zona argilik. Mineralisasi bijih di daerah penelitian dibagi menjadi dua fase utama. Fase hipogen, yang terbentuk pada temperatur lebih tinggi, didominasi oleh mineral sulfida primer seperti pirit, kalkopirit, enargit, dan tenantit-tetrahedrit. Fase ini selanjutnya berkembang menjadi fase supergen pada temperatur yang lebih rendah, menghasilkan mineral sekunder seperti kovelit dan kalkosit, serta mineral oksida yang meliputi hematit, goetit, dan jarosit. Analisis paragenesa menunjukkan evolusi sistem mineralisasi dari kondisi hipogen ke supergen sebagai akibat dari proses oksidasi.
