• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF EXPLORATION AND PRODUCTION TECHNOLOGY
    • GEOLOGICAL ENGINEERING (TEKNIK GEOLOGI)
    • DISSERTATIONS AND THESES (GL)
    • View Item
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF EXPLORATION AND PRODUCTION TECHNOLOGY
    • GEOLOGICAL ENGINEERING (TEKNIK GEOLOGI)
    • DISSERTATIONS AND THESES (GL)
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    GEOLOGI, KARAKTERISTIK ALTERASI DAN MINERALISASI PADA PIT"X" DISTRIK BAKAN, KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW, SULAWESI UTARA

    Thumbnail
    View/Open
    Main Article (7.998Mb)
    Date
    2026-02-13
    Author
    Mangkey, Pedro Gabriel
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilakukan di Pit 'X', Distrik Bakan, Sulawesi Utara, yang merupakan bagian dari wilayah konsesi PT J Resources Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan kondisi geologi, mengarakterisasi pola alterasi hidrotermal, dan menganalisis mineralisasi bijih sebagai bagian dari sistem epitermal sulfidasi tinggi. Metodologi penelitian meliputi pemetaan geologi permukaan, analisis petrografi dan mineragrafi pada sampel batuan, serta identifikasi mineral lempung menggunakan Analytical Spectral Devices (ASD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa satuan batuan di daerah penelitian terdiri dari tuf dan tuf lapili yang telah mengalami alterasi intensif. Zona alterasi yang berkembang yaitu zona silsifikasi, argilik lanjut dan argili. Pola zonasi ini mencerminkan karakteristik sistem epitermal sulfidasi tinggi yang dikontrol oleh fluida asam bertemperatur tinggi pada bagian pusat, yang secara bertahap menjadi netral ke arah zona argilik. Mineralisasi bijih di daerah penelitian dibagi menjadi dua fase utama. Fase hipogen, yang terbentuk pada temperatur lebih tinggi, didominasi oleh mineral sulfida primer seperti pirit, kalkopirit, enargit, dan tenantit-tetrahedrit. Fase ini selanjutnya berkembang menjadi fase supergen pada temperatur yang lebih rendah, menghasilkan mineral sekunder seperti kovelit dan kalkosit, serta mineral oksida yang meliputi hematit, goetit, dan jarosit. Analisis paragenesa menunjukkan evolusi sistem mineralisasi dari kondisi hipogen ke supergen sebagai akibat dari proses oksidasi.
    URI
    https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15636
    Collections
    • DISSERTATIONS AND THESES (GL)

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV