PEMETAAN GEOLOGI TEKNIK DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG DENGAN MENGGUNAKAN METODE MORGENSTERN-PRICE PADA PIT “X” PT. BUKIT ASAM Tbk.
Abstract
PT. Bukit Asam Tbk merupakan perusahaan tambang batubara yang
mengoperasikan sistem tambang terbuka, sehingga kondisi geologi dan kestabilan
lereng menjadi aspek kritis dalam mendukung keselamatan dan efisiensi operasional.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi kualitas massa batuan menggunakan
metode geological strength index (GSI) serta menganalisis kestabilan lereng
menggunakan kriteria keruntuhan hoek-brown (GHB). Hasil pemetaan geologi
menunjukkan daerah penelitian didominasi oleh Formasi Muara Enim yang tersusun
atas batupasir, batulempung, dan batubara. Nilai GSI berkisar antara 39–47, yang
termasuk dalam klasifikasi kualitas massa batuan sedang dan lemah. Analisis
kestabilan lereng pada 5 (lima) penampang menunjukkan bahwa kondisi dinamis
menghasilkan nilai faktor keamanan (FK) < 1 maka dari itu dibuatlah desain lereng
yang lebih optimal dengan merubah geometri lereng dari geometri desain sebelumnya
hingga mendapatkan nilai factor keamanan yang dianggap stabil (aman). Hal ini
menunjukkan bahwa pembebanan eksternal cenderung mempengaruhi sifat fisik massa
batuan secara menyeluruh, maka dari itu dibuatlah rekomendasi desain lereng yang
lebih optimal hingga lereng dinyatakan stabil berdasarkan nilai faktor keamanan yang
stabil. Dan berdasarkan hasil pengukuran bidang diskontinuitas menggunakan metode
scanline dilapangan didapatkan 2 (dua) jenis tipe longsoran yaitu longosoran baji dan
longsoran bidang.
