Analisis Komparatif Tekanan Pori Pada Empat Sumur Di Dua Sub-Cekungan, Cekungan Sumatra Selatan
Abstract
Dara Cantika Dinanti. 101221058. Analisis Komparatif Tekanan Pori pada Empat Sumur
di Dua Sub-Cekungan, Cekungan Sumatra Selatan.
Overpressure merupakan kondisi tekanan pori yang melebihi tekanan hidrostatik normal dan
dapat menimbulkan risiko pemboran seperti pipe stuck, kick, hingga blowout. Oleh karena
itu, pemahaman terhadap tekanan pori sangat penting untuk menjaga keselamatan dan
keberhasilan selama proses pemboran berlangsung. Penelitian ini dilakukan pada empat
sumur (A-1, B-1, C-1, dan D-1) yang berada di Cekungan Sumatra Selatan dengan tujuan
menghitung tekanan pori, menganalisis mekanisme potensi overpressure, serta mengkaji
faktor geologi yang menghambat keberadaan zona potensi overpressure. Perhitungan
tekanan pori dilakukan menggunakan metode Eaton pada interval serpih dengan
memanfaatkan data wireline log, mud weight, bottom hole temperature (BHT), reflektansi
vitrinit, tekanan reservoir, dan data leak-off test. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh
sumur penelitian memiliki indikasi potensi overpressure. Sumur A-1 mengalami potensi
overpressure dengan mekanisme loading di Formasi Gumai, Sumur B-1 dengan mekanisme
loading dan unloading pada Formasi Talang Akar Atas, sedangkan Sumur C-1 dan D-1
menunjukkan potensi overpressure dengan mekanisme unloading pada Formasi Gumai.
Mekanisme loading dipengaruhi oleh laju sedimentasi lebih dari 100m/juta tahun yang
menyebabkan pembebanan cepat dan kegagalan kompaksi, sedangkan mekanisme unloading
disebabkan oleh perubahan mineral lempung dari smektit menjadi ilit yang disertai dengan
pemindahan beban dan penambahan fluida akibat pelepasan bound water menjadi free water.
Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa rezim tegasan yang berkembang pada daerah
penelitian saat ini berada pada rezim tektonik sesar normal.
