• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY
    • MECHANICAL ENGINEERING (TEKNIK MESIN)
    • DISSERTATIONS AND THESES (ME)
    • View Item
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY
    • MECHANICAL ENGINEERING (TEKNIK MESIN)
    • DISSERTATIONS AND THESES (ME)
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGEMBANGAN MOBILE ROBOT KOLABORATIF MENGGUNAKAN DOCKING ELEKTROMAGNETIK BERBASIS SOLENOID UNTUK FORMASI STATIS DAN DINAMIS

    Thumbnail
    View/Open
    102221015_Arbhy Bramantya Hehanahwa _Tugas akhir.pdf (3.775Mb)
    Sampul .pdf (822.0Kb)
    Daftar konten & Abstrak.pdf (496.9Kb)
    BAB I .pdf (405.9Kb)
    BAB II.pdf (905.0Kb)
    BAB III.pdf (1.598Mb)
    BAB IV.pdf (883.9Kb)
    BAB V.pdf (321.5Kb)
    Daftat Pustaka.pdf (764.2Kb)
    Date
    2026-02-24
    Author
    Hehamahwa, Arbhy Bramantya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini mengembangkan sistem mobile robot kolaboratif dengan mekanisme docking elektromagnetik berbasis solenoid untuk pembentukan formasi statis dan dinamis. Platform terdiri dari dua robot (pemimpin–pengikut) dengan mobilitas omnidirectional (roda mecanum) dan sistem lokalisasi indoor berbasis Ultra-Wideband(UWB) menggunakan 4 anchor dan 1 tag, sementara posisi (x,y) diestimasi menggunakan multilaterasi. Eksperimen pendukung dilakukan untuk mengkarakterisasi medan magnet solenoid terhadap variasi tegangan (3–12 V) dan jarak, sedangkan eksperimen utama mengevaluasi pengaruh jarak awal dan duty cycle motor (86%, 90%, 95%) terhadap selisih sudut (heading) serta perubahan tegangan baterai melalui normalisasi terhadap jarak dan waktu, termasuk pengujian gerak dinamis saat kedua robot bergerak sambil mempertahankan docking. Hasil menunjukkan medan magnet meningkat seiring kenaikan tegangan dan menurun tajam terhadap jarak, serta sistem docking mencapai tingkat keberhasilan 100% dengan galat orientasi di bawah 3° pada seluruh variasi duty cycle; posisi awal di area tengah anchor cenderung menghasilkan deviasi sudut lebih besar akibat akumulasi noise UWB, dan peningkatan duty cycle meningkatkan beban tegangan/konsumsi daya meskipun tidak mengubah galat orientasi secara signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi UWB–IMU dan docking solenoid mampu menghasilkan sistem kolaboratif yang andal, namun peningkatan stabilitas heading masih dapat dicapai melalui penerapan kontrol dan filtrasi sinyal yang lebih baik.
    URI
    https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15752
    Collections
    • DISSERTATIONS AND THESES (ME)

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV