Show simple item record

dc.contributor.authorArgya, Muhammad Zahran
dc.date.accessioned2021-09-08T03:21:04Z
dc.date.available2021-09-08T03:21:04Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttps://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/4425
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan pada daerah Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa timur. Daerah penelitian termasuk kedalam Pegunungan Selatan Jawa yang terdiri dari batuan vulkanik, dan termasuk daerah yang mengalami deformasi secara intensif dengan ditandai oleh kehadiran sesar mendatar dan urat pada daerah penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari geomorfologi, litologi, persebaran alterasi, karakteristik alterasi, dan prediksi kehadiran mineral alterasi pada daerah penelitian, karena belum ada penelitian mengenai karakteristik dan prediksi kemunculan alterasi hidrotermal berdasarkan citra satelit yang dilakukan pada daerah penelitian. Metode penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah studi literatur mengenai kondisi geologi dan alterasi pada daerah penelitian, analisis laboratorium berupa analisis petrografi, dan analisis studio berupa analisis geomorfologi, dan analisis citra sentinel-2 untuk mempelajari prediksi sebaran mineral alterasi dengan menggunakan rasio saluran, citra komposit warna palsu, dan klasifikasi maximum likelihood. Geomorfologi daerah penelitian terdiri dari 2 satuan, yaitu Satuan Perbukitan Sisa Gunung Api, dan Satuan Lembah Antar Perbukitan Sisa Gunung Api. Kelurusan punggungan daerah penelitian berarah NW-SE, sedangkan kelurusan lembahan berarah NE-SW. Daerah penelitian terdiri dari 2 litologi, yaitu litologi andesit, dan litologi tuf kristal. Struktur geologi daerah penelitian diperkirakan berdasarkan pengamatan offset dari morfologi dan penelitian terdahulu, terdapat Sesar Mendatar Mengiri Grindulu, Sesar Mendatar Mengiri Karangrejo, dan Sesar Mendatar Menganan Tegalombo. Alterasi daerah penelitian dapat dibagi menjadi 4 zona, yaitu Zona Kuarsa1 + Kalsit + Klorit (zona propilitik) Kalsit + Klorit + Serisit (zona filik), Zona Kuarsa2 + Kalsedon (zona silisifikasi), dan Zona Mineral Lempung (zona argilik). Kehadiran mineral alterasi dikontrol oleh struktur, karena persebaran zona alterasi mengikuti struktur sesar mendatar.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.subjectTegalomboen_US
dc.subjectAlterasien_US
dc.subjectPenginderaan Jauhen_US
dc.subjectSentinel-2en_US
dc.subjectRasio Saluranen_US
dc.titleSTUDI ALTERASI DAERAH TEGALOMBO, KABUPATEN PACITAN, JAWA TIMURen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record