Show simple item record

dc.date.accessioned2022-09-12T10:33:31Z
dc.date.available2022-09-12T10:33:31Z
dc.date.issued2022-09-12
dc.identifier.citationBerdichevsky, M. N., & Dmitriev, V. I. (2008). Models and Method of Magnetotellurics. Berlin: Springer. Caldwell, T. G., Bibby, H. M., & Brown, C. (2004). The Magnetotelluric Phase Tensor. Geophysical Journal International (158), 457-469. Cherkose, B. A., & Mizunaga, H. (2018). Resistivity imaging of Aluto-Langano geothermal field using 3-D MT. Journal of African Earth Sciences, 307-318. Daud, Y., Aswo, W., Mulki, D., Fahmi, F., Pratama, S. A., & Hadi, J. (2015). Identification of Subsurface Geological Structure in a Geothermal System Using MT Imaging Technology. Proceedings World Geothermal Congress. Melbourne, Australia. Delahunty, C., Nielson, D. L. and Shervais, J. W., (2012) Deep core drilling of three slim geothermal holes, Snake River Plain, Idaho:Geothermal Resources Council Transactions, 36, 641-648. Dickson, M., dan Fanelli, M., 2004. What is Geothermal Energy. Istituto di Geoscienze e Georisorse, CNR. Pisa: Italia. Fitrida, M. S., Samporno, J., Ivansyah, O., dan Kholid. M., (2015). Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Berdasarkan Metode Magnetotellurik di Kawasan Panas Bumi Wapsalit Kabupaten Buru Provinsi Maluku. Positron, Vol. V, No. 1 (2015), Hal. 11 – 18. ISSN : 2301-4970. Grandis, H. (2010). Studi Efek Statik Pada Data Magnetotellurik (MT) Menggunakan Pemodelan Inversi 2-D. Seminar Nasional Energi. Bandung. Lewis, R.E. and Stone, M.A.J., (1988). Geohydrologic data from, a 4,403-foot geothermal test hole, Mountain Home Air Force Base, Elmore County, Idaho: USGS Open-file report 88-166. Nielson, D. L., Delahunty, C. and Shervais, J. W., (2012). Geothermal systems in the Snake River Plain characterized by the Hotspot project: Geothermal Resources Council Transactions, 36, 727-730. Nielson, D. L. and Shervais, J. W., (2014). Conceptual model for Snake River Plain geothermal systems: Proceedings, Thirty-ninth workshop on geothermal reservoir engineering, Stanford University, 1010-1016. Satrio, A., dan Koesuma, S., 2012. Identifikasi Panasbumi di Daerah Ngijo dan Pablengan Karanganyar Menggunakan Metode Audio Mahnetotelurik. Indonesian Journal of Applied Physics Vol.2 No.2 halaman 199 ISSN:2089 – 0133. Simpson, F., & Bahr, K. (2005). Practical Magnetotellurics. Cambridge, UK: Cambridge University Press. Telford, W.M., Geldart, L.P., Sheriff, R.E. (1990). Applied Geophysics (2nd ed). Cambridge University Press. Unsworth, M. J., Tuncer, V., Siripunvaraporn, W., & Craven, J. A. (2006). Exploration for unconformity-type uranium deposits with Audiomagnetotelluric Data. Geophysics, Vol.71 No.6, B201-B209. Xiao, W. (2004). Magnetotelluric Exploration in the Rocky Mountain Foothiils, Alberta. Edmonton, Alberta: University of Alberta. Yuliansyah, Dedi. (2016). Identifikasi Zona Reservoir Lapangan Panasbumi Guci, Jawa Tengah Menggunakan Data Geokimia dan Magnetotellurik. Lampung: Universitas Lampungen_US
dc.identifier.urihttps://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/7251
dc.description.abstractPanasbumi Mountain Home merupakan tipe blind high-temperature geothermal system, dimana terdapat sumber panas dibawah permukaan namun tidak adanya kemunculan manifestasi di permukaan. Penelitian ini menganalisis parameter kurva magnetotellurik (MT), melakukan pemodelan 2 dimensi (2D), serta menganalisis hasil pemodelan untuk mengetahui kondisi sistem panasbumi dibawah permukaan. Hasil analisis parameter kurva MT, yakni diagram polar, phase tensor, dan induction arrow, menunjukkan bahwa pemodelan 2D bisa dilakukan pada rentang frekuensi 200 - 1 Hz. Pemodelan 2D menunjukkan adanya lapisan resistif pada kedalaman dangkal dekat permukaan (100 - 500 Ohm-m) yang diduga sebagai batuan basalt yang tidak mengalami perubahan komposisi batuan (unaltered), selanjutnya muncul zona yang diduga sebagai clay cap pada kedalaman hingga 1 km dengan nilai resistivitas 1-10 ohm m dengan jenis batuan sedimen. Sedangkan reservoir terdapat pada kedalaman hingga 4 km dengan nilai resistivitas 10-100 ohm m yang diidentifikasi sebagai batuan riolit, hal ini didukung oleh informasi dari geologi dan sumur.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFathin Anshorulloh Supriyatnaen_US
dc.subjectMountain Home, Blind geothermal system, Pemodelan 2 dimensi, Magnetotellurik, Analisis parameteren_US
dc.titleIDENTIFIKASI SISTEM PANASBUMI DENGAN PEMODELAN 2D MAGNETOTELLURIK PADA LAPANGAN MOUNTAIN HOME, IDAHO, USAen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record