Show simple item record

dc.contributor.authorAbdurrohim, Ridwan
dc.date.accessioned2024-03-18T08:04:21Z
dc.date.available2024-03-18T08:04:21Z
dc.date.issued2024-03-18
dc.identifier.urihttps://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/11362
dc.description.abstractPenelitian tugas akhir ini terletak di daerah Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Memiliki tujuan untuk mengetahui aspek geologi mulai dari stratigrafi, struktur, geomorfologi dan sejarah geologi. Luas daerah penelitian tugas akhir 23 km . Metode penelitian yang dilakukan memiliki 4 tahapan yang terdiri pendahuluan, pengambilan data lapangan, pengolahan data, penyusunan laporan dan penyajian data. 2 Secara geomorfologi pada daerah penelitian terdiri dari Punggungan Aliran Lahar, Punggungan Aliran Piroklastik, Punggungan Aliran Lava, Satuan Aluvium dan Perbukitan Tersesarkan. Secara tatanan stratigrafi mulai dari yang tertua sampai yang termuda yaitu Satuan Batupasir Tufan yang memiliki umur Oligosen Akhir, Satuan Tuf yang memiliki umur Miosen Awal sampai Miosen Tengah, dan Satuan Breksi yang menurut beberapa penelitian terdahulu memiliki umur Miosen Awal sampai Miosen Tengah dengan kontak menjari dengan Satuan Tuf. Struktur yang berkembang di daerah penelitian adalah sesar geser mengiri dan adanya anomali sesar normal dilihat dari citra satelit dan data gash fracture dan shear fracture pada daerah penelitian. Sejarah pembentukan pada daerah penelitian diinterpretasikan sebagai lingkungan laut yang berasosiasi dengan gunung api yang di mana tubuh gunung api sebagian terendam di bawah permukaan air sedangkan puncaknya muncul di permukaan air. Pada kala Oligosen Akhir mulai terendapkanya Satuan Batupasir Tufan dengan lingkungan pengendapan submarine fan dengan sumber batuan yang dipengaruhi oleh aktivitas vulkanisme. Pada Miosen Awal, terjadi peningkatan aktivitas gunung api yang mengakibatkan pengendapan Satuan Tuf dan Satuan Breksi pada periode yang sama. Meskipun keduanya memiliki umur yang serupa, kedua satuan tersebut berasal dari sumber yang berbeda, sehingga kontak antara Satuan Tuf dan Satuan Breksi bersifat menjari. Setelah Satuan Tuf dan Satuan Breksi terendapkan mengalami pengangkatan dan perubahan peristiwa vulkanisme menjadi pasca vulkanisme dimana tubuh gunung api mengalami erosi serta turunya muka air laut. Pada pasca vulkanisme mulai terendapkan Formasi Sambipitu yang berumur Miosen Tengah dengan litologi berupa batupasir dan batulempung. Peristiwa erosi dan pelapukan terus berlanjut hingga kini membentuk morfologi punggungan-punggungan, lembahan serta sungai yang membentuk daerah penelitian seperti sekarang.en_US
dc.subjectGedangsari, geologi, geomorfologi, stratigrafi, struktur, pemetaan.en_US
dc.titlePemetaan Geologi Daerah Gedangsari dan Sekitarnya Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakartaen_US
dc.title.alternativeGeological Mapping of Gedangsari and Surrounding Areas Gedangsari District, Gunung Kidul Yogyakarta.en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record