KEMUNGKINAN PENGEBORAN TANPA MATA BOR MENGGUNAKAN TEKNOLOGI GELOMBANG MILIMETER (MILLIMETER-WAVE DRILLING)
Abstract
Pengeboran konvensional masih menghadapi tantangan signifikan seperti keausan mata bor, laju penetrasi yang rendah, serta waktu henti yang tinggi, terutama pada formasi batuan keras dan dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi teknologi pengeboran tanpa mata bor menggunakan gelombang milimeter (MMW) sebagai alternatif inovatif. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan The Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) untuk mengkaji literatur dari tahun 1960–2025, dilengkapi meta-analisis terhadap parameter teknis utama. Hasil studi menunjukkan bahwa MMW memiliki keunggulan dalam efisiensi termal, pengurangan keausan alat, serta peningkatan laju penetrasi (ROP), yang secara teoritis dapat mencapai lebih dari 12 m/jam dengan daya 1 MW pada diameter
lubang 9-5/8” (24 cm). Selain itu, teknologi ini berpotensi mengurangi biaya energi hingga 5 kali lipat dibanding pengeboran konvensional. Kesimpulannya, teknologi MMW menjanjikan sebagai metode pengeboran alternatif, terutama untuk aplikasi
pengeboran dalam dan sistem panas bumi, meskipun masih memerlukan validasi lebih lanjut dalam skala lapangan.