KARAKTERISASI RESERVOIR FORMASI BATURAJA, LAPANGAN “X”, CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA
Abstract
Penelitian ini mengkarakterisasi reservoir Formasi Baturaja di Lapangan “X”, Cekungan Jawa Barat Utara melalui integrasi analisis petrofisika, biostratigrafi, dan seismik 3D. Seluruh sumur penelitian (JKT-01, JKT-03, JKS-01, dan JKS-02) berada pada lingkungan Inter-reef Lagoon, yang dicirikan oleh litologi wackestone–packstone dengan kandungan mud karbonat kategori menengah. Analisis petrofisika menunjukkan nilai Net Pay masing-masing 30 m, 29 m, 38 m, dan 31.85 m (Pada Zona Shale Break), dengan porositas efektif berkisar <10–20%, saturasi air 0.75–0.86, dan volume Shale 36–55%. Variasi porositas dan permeabilitas terutama dipengaruhi oleh proses diagenesis awal dan kompaksi yang kuat pada fasies inter-reef.
Interpretasi seismik mengidentifikasi keberadaan carbonate build-up di area penelitian, yang ditunjukkan oleh geometri mound dan zona penebalan isopach. Meskipun build-up ini tidak ditembus sumur sehingga kualitas reservoirnya tidak dapat dipastikan secara langsung, indikasinya menunjukkan potensial yang lebih baik dibandingkan zona inter-reef. Area tersebut kemudian digunakan sebagai Area of Interest (AOI) dalam perhitungan volumetrik hidrokarbon.
Estimasi Original Oil in Place (OOIP) menghasilkan nilai 29.3 MMBOE (P10), 18.55 MMBOE (P50), dan 8.56 MMBOE (P90), yang mencerminkan ketidakpastian geologi terkait distribusi fasies karbonat dan ketebalan reservoir. Studi ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai karakterisasi petrofisika dan potensial Formasi Baturaja di Lapangan “X”.
