Show simple item record

dc.contributor.authorDapta, Rayi Nitisara Arum
dc.date.accessioned2026-02-11T22:08:47Z
dc.date.available2026-02-11T22:08:47Z
dc.date.issued2026-02-11
dc.identifier.urihttps://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15533
dc.description.abstractDesa Ise-Ise merupakan daerah yang memiliki banyak aktivitas pertambangan emas secara legal maupun ilegal dengan jenis pertambangan emas bertipe endapan porfiri Au-Cu. Tailing tambang emas dapat dimanfaatkan sebagai alternatif dalam industri konstruksi sebagai salah satu solusi pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik geoteknik dan mineralogi tailing dari tambang emas di Desa Ise-Ise, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Selain itu, dilakukan evaluasi potensi tailing sebagai substitusi agregat halus dalam pembuatan beton mutu K250, serta penyusunan sintesis geologi. Metode yang dilakukan meliputi uji geoteknik (analisis batas-batas Atterberg, berat jenis, dan distribusi ukuran butir), analisis mineralogi (XRD dan XRF), serta uji kuat tekan beton (UCS) dengan variasi komposisi tailing sebesar 3%, 9%, 12%, dan 15%. Hasil menunjukkan bahwa tailing di daerah penelitian memiliki karakteristik geoteknik yang termasuk dalam klasifikasi USCS, yaitu tanah tipe lanau atau lempung organik dengan plastisitas rendah dengan berat jenis sebesar 2,728 dan didominasi material halus berupa lanau dan lempung. Karakteristik mineralogi tailing berdasarkan analisis XRD, mineral utama adalah kuarsa (89,86%) Terdapat komposisi mineral lainnya seperti, ilit (4,66%), kaolinit (1,77%), jarosit (1,86%), alunit (1,28%), dan pirit (0,57%). Berdasarkan analisis XRF, komponen kimia pada tailing didominasi oleh SiO2, serta ditemukan komponen lainnya seperti Al2O3, BaO, CaO, Cr2O3, Fe2O3, K2O, MgO, MnO, Na2O, P2O5, SO3, SrO, dan TiO2. Uji kuat tekan menunjukkan penurunan nilai seiring bertambahnya persentase tailing. Hasil kuat tekan ini dapat dipengaruhi oleh sifat geoteknik dan mineralogi yang terdapat di dalam tailing. Tailing yang digunakan dalam penelitian ini berpotensi sebagai bahan substitusi agregat halus dalam desain beton mutu K250 dengan efektivitas optimum pada persentase sebesar 3%. Secara fisiografi, daerah penelitiian termasuk dalam Zona Pegunungan Barisan. Secara stratigrafi, lokasi penelitian termasuk dalam Formasi Kluet. Karakteristik mineralogi menunjukkan bahwa komposisi tailing pada penelitian ini sesuai dengan kondisi alterasi dan mineralisasi yang berkembang pada prospek Ise- Ise Tengah.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.subjectBeton Mutu K250, Desa Ise-Ise, Formasi Kluet, Tailing Tambang Emasen_US
dc.titleANALISIS KARAKTERISTIK GEOTEKNIK DAN MINERALOGI TAILING TAMBANG EMAS DALAM DESAIN BETON MUTU K250: STUDI KASUS DESA ISE-ISE, KECAMATAN LINGE, KABUPATEN ACEH TENGAH, PROVINSI ACEHen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record