• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF EXPLORATION AND PRODUCTION TECHNOLOGY
    • GEOLOGICAL ENGINEERING (TEKNIK GEOLOGI)
    • DISSERTATIONS AND THESES (GL)
    • View Item
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF EXPLORATION AND PRODUCTION TECHNOLOGY
    • GEOLOGICAL ENGINEERING (TEKNIK GEOLOGI)
    • DISSERTATIONS AND THESES (GL)
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Paleogeografi dan Evolusi Struktur pada Umur Miosen Akhir – Pleistosen, daerah “RA”, Delta Mahakam, Cekungan Kutai, Kalimantan Timur

    Thumbnail
    View/Open
    101220121 - Ryzana Agung Hariyanto - Teknik Geologi - Laporan Tugas Akhir.pdf (12.54Mb)
    Date
    2026-02-13
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Ryzana Agung Hariyanto. 101220121. Paleogeografi dan Evolusi Struktur pada Umur Miosen Akhir – Pleistosen, daerah “RA”, Delta Mahakam, Cekungan Kutai, Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan peta struktur kedalaman (Depth Structure Map), peta ketebalan (Isopach Map) dan peta distribusi sesar (Fault Map) pada daerah “RA”, Delta Mahakam, Cekungan Kutai, Kalimantan Timur, serta menghasilkan sebaran fasies dan peta Gross Depositional Environment Map (GDE Map) untuk menganalisis paleogeografi daerah penelitian di daerah “RA”, Delta Mahakam, Cekungan Kutai, Kalimantan Timur. Tahapan analisis Proses penelitian dimulai dengan tahap interpretasi horizon dan sesar, yang kemudian dilanjutkan dengan pembuatan peta struktur berdasarkan domain waktu, kedalaman, dan ketebalan lapisan. Setelah itu, dilakukan analisis korelasi antar sumur untuk menganalisis fasies sumur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur geologi daerah “RA”, Delta Mahakam berkembang akibat interaksi gaya ekstensional dan kompresional sejak Miosen Tengah hingga Pleistosen. Awalnya berkembang sesar naik dan growth fault akibat beban sedimen, kemudian membentuk sistem graben–half graben pada 8,2–5,2 Ma. Hingga Pleistosen, struktur didominasi sesar normal berarah baratlaut–tenggara. Kemudian sebaran fasies di daerah “RA”, Delta Mahakam, mencerminkan perkembangan sistem deltaik yang dipengaruhi oleh suplai sedimen, subsidence, dan fluktuasi muka laut sejak Miosen Akhir hingga Pleistosen. Pada 10,2–8,2 Ma, lingkungan didominasi fasies distal offshore - intermediate offshore - proximal offshore berlitologi batupasir–serpih progradatif dan proximal offshore berenergi rendah. Fase 7–5,2 Ma menunjukkan progradasi aktif dengan gradasi dari proximal offshore di barat hingga intermediate offsjore di timur. Hingga Pleistosen (3,5–1,8 Ma), pola pengendapan tetap progradatif dari barat ke timur, menunjukkan pengaruh kuat suplai sedimen deltaik dan fluktuasi muka laut terhadap migrasi garis pantai. Kata kunci : Delta Mahakam, Fasies, Evolusi Struktur, Paleogeografi
    URI
    https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15631
    Collections
    • DISSERTATIONS AND THESES (GL)

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV