Show simple item record

dc.contributor.authorPamungkas, M Gilang
dc.date.accessioned2022-03-17T01:44:02Z
dc.date.available2022-03-17T01:44:02Z
dc.date.issued2022-02
dc.identifier.urihttps://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/5693
dc.description.abstractPandemi covid-19 yang terjadi belakangan ini telah memberikan dampak yang sangat besar bagi karyawan. Limpahan beban kerja yang berlebih akibat skema WFH dan banyaknya kebijakan PHK dan pemotongan gaji membuat karyawan bekerja dalam keadaan tertekan dan akhirnya merasakan burnout. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari beban kerja dan ketidakamanan kerja dari 163 orang karyawan PT Pertamina MOR II terhadap burnout yang mereka rasakan selama pandemi. Proses pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan program SPSS versi 26. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa beban kerja dan ketidakamanan kerja terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap burnout. Sehingga dari hal ini, dapat disimpulkan bahwa semakin bertambahnya beban kerja yang ditanggung oleh karyawan maka karyawan akan lebih rentan mengalami burnout dan semakin tinggi rasa khawatir dan takut karyawan terhadap hilangnya pekerjaan ataupun aspek penting dalam pekerjaannya maka semakin tinggi juga potensi burnout yang dirasakan karyawan.en_US
dc.publisherM Gilang Pamungkasen_US
dc.subjectBeban Kerja, Ketidakamanan Kerja, Burnout Kerjaen_US
dc.titlePengaruh Beban Kerja (Workload) dan Ketidakamanan Kerja (Job Insecurity) terhadap Burnout Kerja karyawan PT Pertamina MOR II Palembangen_US
dc.title.alternativeThe Effect of Workload and Job Insecurity on Work Burnout of PT Pertamina MOR II Palembang employeesen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record